Your Only Limit is Your Mind

23 Dec 2019

Kamu suka ngerasa insecure, Hitsbae? Mulai sekarang, yuk buang sifat insecure-mu dan ingat: Your only limit is your mind! Jangan batasi pikiranmu hanya karena kamu insecure atau nggak pede. Biasanya insecure selalu dikaitkan dengan physical appearance. Terlepas dari physical appearance, perasaan insecure juga suka membuat kamu merasa kurang baik dalam segala hal. Hal ini biasanya disebabkan oleh lingkungan kita atau bahkan orang – orang yang tidak kita kenal, namun kerap memberikan komentar terhadap diri kita yang tidak baik. Atau sekedar mengkritik tetapi dengan cara yang salah dan membuat kita menjadi insecure. Sesekali insecure mungkin wajar karna bisa menjadi renungan diri kita untuk menjadi lebih baik lagi. Tetapi jika hal ini berlangsung secara terus menerus juga menjadi hal yang tidak sehat dan baik. So, this is how you should dealing with Insecurities:

 

Stop comparing yourself with others 

Tuhan menciptakan kita, sebagai manusia dengan kelebihan, keunikan dan kekurangannya masing – masing, maka dari itu selalu membandingkan diri kita dengan orang lain juga gak baik, hitsbae! Everyone has their own journey and why don’t you make a better one? Jadi kamu gak selalu membandingkan dirimu dengan orang lain.. Karna ketika kamu selalu membandingkan diri kamu dengan orang lain, hanya pikiran negatiflah yang menguasai pikiranmu dan itu gak akan membantu kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

 

Stop Overthinking

Once again, your only limit is your mind. Sebagai manusia yang hidupnya tidaklah selalu mulus, memiliki sebuah “Pikiran” merupakan hal yang wajar, namun ketika sudah sampai tahap Overthinking, hal ini menjadi tidak baik. Karena overthinking hanyalah memikirkan semua kemungkinan yang bisa jadi tidak akan terjadi tetapi hanya menambah beban pikiranmu dan membuatmu semakin insecure. Disini kamu harus men-distract pikiran kamu ketika overthinking dengan melakukan hal yang kamu sukai atau kamu juga bisa menulis diary dengan kata – kata yang positif.

 

Surround Yourself with Supportive Friends

You are what you eat, hal ini sepertinya juga berlaku ketika kamu memilih berteman dengan siapa. Karena ketika circle kamu berisi orang – orang yang toxic, maka hal itu akan membuatmu selalu merasa insecure. Tetapi kalau circle kamu dikelilingi oleh teman – teman yang supportive, mereka akan mem-support dirimu dan juga membantu kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

 

Less Time On Social Media

Social media mempunyai banyak manfaat karna kamu bisa mendapatkan informasi, inspirasi dan juga mempunyai teman baru. Namun social media menjadi tidak baik ketika penggunaannya sudah berlebihan dan membuatmu selalu melihat keatas dan membandingkan diri dengan apa yang dimiliki orang lain. Terkadang social media detox juga diperlukan ketika kamu sudah ada ditahap seperti ini. 

Share