Types Of Problem Solvers

31 Aug 2020

Problem is part of our life. Tapi, setiap orang pasti punya caranya masing-masing kalau lagi menghadapi masalah. Ada yang caranya dibawa santai dan ada yang langsung diselesaikan satu per satu. Bagaimanapun cara yang kamu lakukan, hal tersebut merupakan salah satu bentuk kemandirian. Soalnya, kamu berani menghadapi masalah itu dan menyelesaikannya dengan caramu sendiri. Kalau kamu, tipe orang seperti apa saat menyelesaikan masalah? Yuk, cari tahu kamu termasuk tipe yang mana, Hitsbae!

The Asker
Sering bertanya pada orang terdekat saat merasa ragu? Mungkin kamu termasuk tipe The Asker dalam menghadapi masalah. Tipe ini, cenderung bertanya pada orang lain untuk meyakinkan bahwa pendapat atau langkah yang akan dilakukannya sudah benar. Misalnya, saat kamu memutuskan membeli baju dengan menggunakan sebagian besar dari gajimu. Kamu sudah tahu resikonya, uang akan cepat habis dan bisa bertanggung jawab untuk mengatur kebutuhan lainnya. Tapi, kamu tetap merasa butuh untuk diyakinkan bahwa keputusan kamu itu nggak salah.
The Influencer
Hampir mirip dengan tipe the asker yang harus terhubung dengan orang lain, tipe The Influencer juga begitu. Tapi bedanya, tipe ini cenderung mempengaruhi orang lain untuk mendukungnya daripada bertanya untuk meyakinkan keputusan. Misalnya, kamu ingin membeli parfum, tetapi kamu juga melihat diskon produk make up. Hal ini bikin kamu dilema. Akhirnya kamu coba tanya teman dekatmu. Sambil meyakinkan mereka bahwa keputusan kamu untuk tetap membeli parfum adalah hal yang tepat. Akhirnya, mereka ikut mendukung keputusanmu dan Voila! Parfumnya sekarang sudah di tangan. Seperti influencer di media sosial, tipe ini memang jago bikin orang sekitar buat mendukung apa yang jadi keputusannya.

Lone Wolf
Tipe ini beda banget dari yang sebelumnya. Orang dengan tipe lone wolf lebih suka menyelesaikan masalahnya sendiri daripada bertanya ke orang lain. Cara yang dilakukan orang tipe lone wolf yaitu mundur sejenak untuk berpikir. Hal ini dilakukan supaya bisa dapat sudut pandang baru buat menyelesaikan masalahnya. Misalnya, kamu ngerasa lelah dengan kerjaan kantor yang menumpuk dan kegiatan monoton yang bikin jenuh. Kalau kamu tipe lone wolf, mungkin bisa menyelesaikan masalah ini dengan cara bikin to do list. Dengan to do list yang dibuat, jadi kelihatan lebih jelas kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan. Misalnya, jadi terlihat pekerjaan kantor yang harus diselesaikan ada apa saja dan setelah mengerjakan tugas kantor mau melakukan kegiatan apa. Hal ini bisa jadi cara buat memotivasi diri sendiri untuk melakukan berbagai kegiatan.
Masalah pasti selalu datang pada kehidupan kita. Bisa jadi, masalah yang dihadapi setiap orang itu mirip atau bahkan sama. Meskipun begitu, setiap orang punya caranya sendiri buat menyelesaikan masalahnya. Bagaimanapun caranya, kemampuan menyelesaikan masalah merupakan bentuk kemandirian. Jadi, kamu termasuk tipe yang mana saat menyelesaikan masalah, Hitsbae?

Share