Dealing Your Self-Hate

14 Jul 2020

Love yourself first before loving someone else. Pernah dengar kata-kata itu, Hitsbae? Orang lain akan sulit mencintaimu apa adanya, kalau kamu belum mencintai diri sendiri. Salah satu cara untuk mencintai diri sendiri yakni dengan menerima segala kekurangan dan kelebihanmu, Hitsbae! Memang, seringkali sulit untuk menerima kekurangan karena masih ada rasa benci pada diri sendiri. Rasa benci inilah yang jadi penghambat untuk menumbuhkan rasa cinta pada diri sendiri. Tapi, beberapa langkah kecil berikut bisa membantumu untuk berdamai dengan rasa benci tersebut, Hitsbae. So, let’s start dealing with your self-hate!

Forgive Yourself
Siapa yang ngerasa susah banget buat memaafkan diri sendiri? Bisa jadi, hal ini disebabkan oleh rasa bersalah di masa lalu. Mungkin dulu kamu pernah merasa jadi orang yang egois terhadap teman-teman. Hal ini bikin kamu jadi khawatir tentang sikap mereka terhadapmu di masa depan. Khawatir mereka jadi menjauhi kamu, tidak mau menolongmu di saat susah, dan lainnya.
Saat bayangan-bayangan buruk muncul, kamu bisa coba untuk memaafkan diri sendiri. Sadari kalau masa lalu udah lewat. Ubah kesalahan masa lalu jadi sebuah pelajaran berharga agar lebih baik lagi kedepannya. Memaafkan diri sendiri adalah pintu gerbang untuk berdamai dengan rasa benci. Kalau langkah ini bisa dilakukan, akan lebih mudah untukmu melangkah di masa depan, Hitsbae!

Stop Negative Self-talk
Kebiasaan negative self-talk secara tidak sadar muncul ketika kamu memiliki rasa benci pada diri sendiri. Menyebut diri sendiri aneh, tidak berbakat, tidak menarik, dan masih banyak lagi. Kebiasaan buruk ini bisa merusak pola pikirmu, lho! Soalnya, ketika kamu terus mengatakan hal-hal buruk tentangmu, maka akan membebani perasaan sendiri. Jadi, ayo coba untuk mengatakan hal-hal baik tentang dirimu. Mungkin awalnya sulit, tapi cobalah secara perlahan agar menjadi kebiasaan.

Believe In Your Power
Orang yang benci dengan dirinya, cenderung nggak yakin sama kemampuannya. Mungkin aja kamu sadar dengan kemampuan yang dimiliki, tapi nggak percaya kemampuan itu adalah sebuah kelebihan. Misalnya, kamu sadar kalau kemampuanmu adalah menulis. Tetapi, kamu nggak yakin kalau menulis adalah kelebihanmu. Jadinya kamu menganggap kalau kemampuanmu itu biasa aja. Makanya, kamu harus mulai percaya, Hitsbae! Siapa tau, bisa dapat pujian yang bikin kamu makin semangat, kan?

Share