Dare To Stop Compare?

2 Mar 2020

Masih soal tahun yang baru, ada baiknya kamu menjalani hari dengan semangat yang baru. Mungkin Hitsbae sudah banyak yang mulai menyusun resolusi di tahun ini. Siap membuka halaman baru dan siap menuliskan pengalamannya yang seru. Tapi tunggu dulu, masih suka menganggap orang lain lebih baik darimu? Sebaiknya hilangkan pikiran seperti itu. Hitsbae nggak perlu ragu lagi. Kunci untuk menyusun resolusi itu dimulai dari berhenti membandingkan diri dengan orang lain. Mungkin kamu pernah mengeluhkan pencapaian temanmu, dari mulai bisa jalan-jalan ke luar negeri, punya postur badan yang ideal, dan punya waktu yang lebih banyak. Sekarang waktunya untuk mulai menghargai diri sendiri. Percaya deh, ada baiknya kok berhenti membandingkan diri dengan orang lain; 

 

Menghargai Proses

Mungkin Hitsbae pernah merasa kurang percaya diri dengan penampilan. Rasanya kamu ingin mulai berolahraga untuk menurunkan berat badan. Tapi, saat kamu membandingkan dengan temanmu yang bisa menurunkan berat badan dalam waktu yang singkat, kamu merasa gagal duluan. Hitsbae perlu ingat kalau setiap pencapaian butuh usaha yang dikeluarkan. Untuk itu, cobalah untuk menghargai prosesnya. Nikmati setiap momen usaha yang kamu keluarkan. Lama-lama kamu bisa menikmati hasilnya, kok! 

 

Aktualisasi Diri

Ketika kamu membandingkan diri dengan orang lain, hari-harimu bisa jadi semakin berat. Contoh sederhananya ketika kamu melihat postingan di media sosial. Bisa jadi ada temanmu yang banyak mendapatkan likes dan comment. Untuk satu atau dua hari mungkin kamu merasa biasa saja. Tapi, saat kamu melihat itu terus-menerus, rasa iri itu pun datang juga. Lama-lama kamu merasa kalau media sosial hanyalah tempat untuk pamer pencapaian. Padahal itu hanya keluhan ketika kamu merasa kurang bisa mengaktualisasikan diri. Untuk itu, cobalah untuk menghargai keterampilanmu dan juga dirimu, Hitsbae! Don’t worry, the spotlight will come! 

 

Obsesi Menjadi Motivasi

Semakin sering kamu membandingkan diri, lambat laun itu akan menjadi obsesi. Ketika kamu terobsesi bisa jadi kamu merasa frustasi melihat pencapaian orang lain. Makannya Hitsbae bisa mengubah obsesi itu menjadi motivasi. Jadikan pencapaian temanmu sebagai sarana introspeksi untuk pencapaianmu berikutnya. Bukan berarti harus merasa tertinggal dan gagal terlebih dahulu. Dengan begitu, hidupmu bisa terasa lebih ringan dan nggak terlalu banyak mengeluhkan pencapaian.

Share